Home » Umum » Nama Angkatan Islami dan Artinya: Mengenal Nama-nama Angkatan Islami yang Populer

Nama Angkatan Islami dan Artinya: Mengenal Nama-nama Angkatan Islami yang Populer

Halo sobat halowarta.com, apakah kamu sedang mencari informasi tentang nama angkatan islami dan artinya? Jika iya, kamu datang ke tempat yang tepat. Pada artikel ini, kami akan membahas secara lengkap tentang nama-nama angkatan islami yang populer dan artinya.

1. Khilafah Islamiyah

Khilafah Islamiyah adalah salah satu nama angkatan islami yang paling populer. Nama ini merujuk pada sistem pemerintahan Islam yang dipimpin oleh seorang khalifah. Khalifah adalah pemimpin umat Islam yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu.

Khilafah Islamiyah memiliki tujuan untuk menyebarkan Islam ke seluruh dunia dan menerapkan syariat Islam secara kaffah. Anggota dari Khilafah Islamiyah berusaha untuk mencapai tujuan tersebut melalui berbagai cara, seperti dakwah dan jihad fi sabilillah.

1.1. Sejarah Khilafah Islamiyah

Khilafah Islamiyah pertama kali didirikan oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M. Khilafah Islamiyah berlangsung selama kurang lebih 30 tahun dan dipimpin oleh empat khalifah yang disebut sebagai Khulafaur Rasyidin.

Pada tahun 661 M, Khilafah Islamiyah beralih ke tangan dinasti Umayyah dan kemudian dinasti Abbasiyah. Selama masa kekuasaan Abbasiyah, Khilafah Islamiyah mencapai puncak kejayaannya dan menjadi pusat ilmu pengetahuan dan kebudayaan di dunia.

Namun, pada abad ke-13 M, kekuasaan Khilafah Islamiyah mulai merosot akibat serangan Mongol dan invasi dari bangsa-bangsa Eropa. Pada tahun 1924 M, Khilafah Islamiyah dihapus oleh Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Turki modern.

1.2. Tujuan Khilafah Islamiyah

Tujuan utama dari Khilafah Islamiyah adalah untuk menegakkan syariat Islam secara kaffah di seluruh dunia. Selain itu, Khilafah Islamiyah juga bertujuan untuk:

  • Membangun masyarakat yang adil dan sejahtera
  • Menjaga keutuhan umat Islam
  • Menjaga kemerdekaan dan kedaulatan negara Islam
  • Meningkatkan kualitas hidup umat Islam

Untuk mencapai tujuan tersebut, anggota Khilafah Islamiyah melakukan berbagai kegiatan seperti dakwah, pendidikan, dan jihad fi sabilillah.

2. Jamaah Tabligh

Jamaah Tabligh adalah salah satu nama angkatan islami yang juga cukup populer. Nama ini berasal dari bahasa Arab yang artinya adalah “kelompok yang mengajak”. Jamaah Tabligh berfokus pada dakwah dan memperluas cakupan pengaruh Islam di seluruh dunia.

Jamaah Tabligh melakukan kegiatan dakwah dengan cara berkeliling ke berbagai masjid dan rumah-rumah muslim untuk mengajak orang-orang untuk kembali ke jalan yang benar dan menjalankan ajaran Islam dengan baik.

2.1. Sejarah Jamaah Tabligh

Jamaah Tabligh didirikan pada tahun 1926 di India oleh Maulana Muhammad Ilyas Kandhlawi. Maulana Muhammad Ilyas Kandhlawi merasa prihatin dengan kondisi umat Islam pada saat itu yang semakin jauh dari ajaran Islam.

Maulana Muhammad Ilyas Kandhlawi kemudian memutuskan untuk membentuk sebuah kelompok dengan tujuan untuk mengajak orang-orang kembali ke jalan yang benar dan menjalankan ajaran Islam dengan baik. Kelompok tersebut diberi nama Jamaah Tabligh.

2.2. Tujuan Jamaah Tabligh

Tujuan utama dari Jamaah Tabligh adalah untuk mengajak orang-orang kembali ke jalan yang benar dan menjalankan ajaran Islam dengan baik. Selain itu, Jamaah Tabligh juga bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kualitas iman dan taqwa umat Islam
  • Memperkuat persatuan umat Islam
  • Membentuk masyarakat yang taat beragama dan memiliki akhlak yang baik
  • Meningkatkan pengetahuan umat Islam tentang ajaran Islam

3. Hizbut Tahrir

Hizbut Tahrir adalah salah satu nama angkatan islami yang memiliki tujuan untuk mendirikan negara Islam yang dipimpin oleh khalifah. Nama Hizbut Tahrir berasal dari bahasa Arab yang artinya “Partai Pembebasan”.

Hizbut Tahrir menganggap bahwa sistem demokrasi, kapitalisme, dan sekularisme yang dianut oleh negara-negara Barat bertentangan dengan ajaran Islam dan harus diganti dengan sistem pemerintahan Islam yang dipimpin oleh khalifah.

3.1. Sejarah Hizbut Tahrir

Hizbut Tahrir didirikan pada tahun 1953 di Yordania oleh Taqiuddin al-Nabhani. Taqiuddin al-Nabhani merasa prihatin dengan kondisi umat Islam pada saat itu yang semakin jauh dari ajaran Islam.

Taqiuddin al-Nabhani kemudian memutuskan untuk membentuk sebuah kelompok dengan tujuan untuk mendirikan negara Islam yang dipimpin oleh khalifah. Kelompok tersebut diberi nama Hizbut Tahrir.

3.2. Tujuan Hizbut Tahrir

Tujuan utama dari Hizbut Tahrir adalah untuk mendirikan negara Islam yang dipimpin oleh khalifah. Selain itu, Hizbut Tahrir juga bertujuan untuk:

  • Menerapkan syariat Islam secara kaffah
  • Menghapuskan sistem demokrasi, kapitalisme, dan sekularisme
  • Membentuk masyarakat yang adil dan sejahtera
  • Mempersatukan seluruh umat Islam di dunia

4. Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)

ICMI adalah salah satu nama angkatan islami yang berfokus pada pengembangan intelektual umat Islam di Indonesia. Nama ICMI berasal dari singkatan “Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia”.

ICMI didirikan pada tahun 1990 oleh sekelompok cendekiawan muslim Indonesia yang prihatin dengan kondisi umat Islam di Indonesia yang masih tertinggal dalam berbagai bidang.

4.1. Sejarah ICMI

ICMI didirikan pada tanggal 7 Rajab 1410 H atau 7 November 1990 M di Jakarta. Pendiri ICMI antara lain B. J. Habibie, Nurcholish Madjid, dan Azyumardi Azra.

ICMI berfokus pada pengembangan intelektual umat Islam di Indonesia dengan cara mengadakan berbagai kegiatan seperti seminar, diskusi, dan pelatihan. ICMI juga berupaya untuk membantu memajukan bangsa Indonesia melalui berbagai program kerja sosial dan kemanusiaan.

4.2. Tujuan ICMI

Tujuan utama dari ICMI adalah untuk meningkatkan kualitas intelektual umat Islam di Indonesia. Selain itu, ICMI juga bertujuan untuk:

  • Menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia
  • Meningkatkan peran umat Islam dalam pembangunan nasional
  • Mengembangkan pemikiran Islam yang moderat dan terbuka
  • Menumbuhkan semangat kreativitas dan inovasi di kalangan umat Islam

5. Muhammadiyah

Muhammadiyah adalah salah satu nama angkatan islami yang memiliki tujuan untuk menebarkan dan memperkuat ajaran Islam di Indonesia. Nama Muhammadiyah berasal dari nama Nabi Muhammad SAW.

Muhammadiyah didirikan pada tahun 1912 di Yogyakarta oleh Ahmad Dahlan. Ahmad Dahlan merasa prihatin dengan kondisi umat Islam pada saat itu yang semakin jauh dari ajaran Islam.

5.1. Sejarah Muhammadiyah

Muhammadiyah didirikan pada tanggal 18 Dzulhijjah 1330 H atau 8 November 1912 M di Yogyakarta. Pendiri Muhammadiyah adalah Ahmad Dahlan, seorang ulama dan aktivis Islam yang sangat berpengaruh di masa itu.

Muhammadiyah berfokus pada dakwah dan pendidikan. Muhammadiyah membuka sekolah-sekolah dan pesantren-pesantren untuk memperkuat ajaran Islam di Indonesia. Muhammadiyah juga berupaya untuk membantu umat Islam yang membutuhkan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.

5.2. Tujuan Muhammadiyah

Tujuan utama dari Muhammadiyah adalah untuk menebarkan dan memperkuat ajaran Islam di Indonesia. Selain itu, Muhammadiyah juga bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kualitas pendidikan umat Islam di Indonesia
  • Menjaga persatuan umat Islam di Indonesia
  • Meningkatkan kualitas hidup umat Islam di Indonesia
  • Menjaga dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan

6. Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu nama angkatan islami yang terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia. Nama NU berasal dari bahasa Arab yang artinya “kebangkitan ulama”.

NU didirikan pada tahun 1926 di Jombang oleh sekelompok ulama yang dipimpin oleh Hasyim Asy’ari. NU berfokus pada pengembangan dan penguatan ajaran Islam di Indonesia, serta menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam.

6.1. Sejarah NU

NU didirikan pada tanggal 16 Rajab 1345 H atau 31 Januari 1926 M di Jombang, Jawa Timur. Pendiri NU adalah sekelompok ulama yang dipimpin oleh Hasyim Asy’ari.

NU berfokus pada pengembangan dan penguatan ajaran Islam di Indonesia. NU membuka sekolah-sekolah dan pesantren-pesantren untuk memperkuat ajaran Islam di Indonesia. NU juga berupaya untuk membantu umat Islam yang membutuhkan melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.

6.2. Tujuan NU

Tujuan utama dari NU adalah untuk mengembangkan dan memperkuat ajaran Islam di Indonesia. Selain itu, NU juga bertujuan untuk:

  • Menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam di Indonesia
  • Meningkatkan kualitas pendidikan umat Islam di Indonesia
  • Menjaga dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan
  • Meningkatkan kualitas hidup umat Islam di Indonesia

6.3. Perbedaan Antara NU dan Muhammadiyah

NU dan Muhammadiyah adalah dua nama angkatan islami terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia. Meskipun memiliki tujuan yang sama, ada beberapa perbed

Tinggalkan komentar