Home » Umum » Apa Arti Bantara dan Sejarahnya dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia?

Apa Arti Bantara dan Sejarahnya dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia?

Apa Itu Bantara?

Bantara berasal dari bahasa Jawa yang terdiri dari dua kata, yaitu “ban” yang berarti sama atau setara, dan “tara” yang berarti tinggi atau mulia. Secara harfiah, bantara berarti sama tinggi atau setara dengan orang lain. Namun, makna bantara tidak hanya sebatas kesetaraan dalam hierarki sosial atau ekonomi, melainkan juga mencakup kesetaraan dalam hal moral, etika, dan kebijaksanaan.

Secara tradisional, konsep bantara telah lama dikenal dalam masyarakat Indonesia, terutama di Jawa. Konsep ini menjadi salah satu nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat Jawa dan menjadi dasar dalam menjalin hubungan sosial dengan orang lain.

Sejarah dan Asal Usul Konsep Bantara

Asal usul konsep bantara dapat ditelusuri dari sejarah kerajaan Mataram Kuno yang berdiri pada abad ke-8 Masehi di Jawa Tengah. Konsep ini menjadi dasar dalam sistem sosial dan politik yang diterapkan oleh kerajaan Mataram Kuno.

Pada masa itu, konsep bantara digunakan untuk menentukan status sosial dan politik seseorang dalam masyarakat. Orang yang memiliki bantara tinggi dianggap sebagai orang yang memiliki moralitas dan kebijaksanaan yang tinggi serta dihormati oleh masyarakat sebagai pemimpin atau tokoh.

Namun, pada perkembangannya, konsep bantara tidak hanya digunakan untuk menentukan status sosial dan politik seseorang, melainkan juga menjadi dasar dalam menjalin hubungan sosial dengan orang lain, terutama dalam hal moral dan etika.

Seiring dengan perkembangan zaman, konsep bantara telah menyebar ke seluruh Indonesia dan menjadi salah satu nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia.

Nilai dan Makna Konsep Bantara

Konsep bantara memiliki nilai dan makna yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Berikut adalah beberapa nilai dan makna yang terkandung dalam konsep bantara:

1. Kesetaraan

Konsep bantara mengajarkan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama dalam masyarakat, tidak peduli apapun latar belakang atau status sosialnya. Hal ini menjadikan masyarakat Indonesia sebagai masyarakat yang toleran dan menghargai perbedaan.

2. Moralitas

Konsep bantara juga mengajarkan tentang moralitas dan etika yang tinggi. Seseorang yang memiliki bantara tinggi dihormati oleh masyarakat karena dianggap memiliki moralitas dan etika yang baik.

3. Kebijaksanaan

Konsep bantara juga mengajarkan tentang kebijaksanaan dalam bertindak dan berbicara. Orang yang memiliki bantara tinggi dianggap sebagai orang yang bijaksana dan mampu mengambil keputusan yang tepat dalam situasi yang sulit.

4. Keadilan

Konsep bantara juga menekankan pentingnya keadilan dalam masyarakat. Orang yang memiliki bantara tinggi dianggap sebagai orang yang adil dan tidak memihak kepada satu pihak.

5. Solidaritas

Konsep bantara juga mengajarkan tentang solidaritas dalam masyarakat. Orang yang memiliki bantara tinggi dianggap sebagai orang yang peduli dan siap membantu orang lain yang membutuhkan.

Penerapan Konsep Bantara dalam Kehidupan Sehari-hari

Konsep bantara dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hubungan sosial dengan orang lain. Berikut adalah beberapa cara penerapan konsep bantara dalam kehidupan sehari-hari:

1. Menghormati Orang Lain

Salah satu cara mengaplikasikan konsep bantara adalah dengan menghormati orang lain, terutama yang memiliki bantara tinggi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membungkukkan badan atau memberi salam kepada orang yang lebih tua atau memiliki kedudukan yang lebih tinggi.

2. Bersikap Adil dan Tidak Memihak

Orang yang memiliki bantara tinggi dianggap sebagai orang yang adil dan tidak memihak kepada satu pihak. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari, sebaiknya kita bersikap adil dan tidak memihak dalam berbagai situasi, terutama dalam hal penyelesaian konflik.

3. Bertindak Bijaksana dan Tepat

Konsep bantara juga mengajarkan tentang kebijaksanaan dalam bertindak dan berbicara. Oleh karena itu, sebaiknya kita mempertimbangkan dengan baik sebelum bertindak atau berbicara, terutama dalam situasi yang sulit atau kompleks.

4. Menghargai Perbedaan

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang beragam, baik dari segi suku, agama, maupun budaya. Oleh karena itu, konsep bantara mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan dan tidak diskriminatif terhadap orang lain yang berbeda dengan kita.

5. Membantu Orang Lain

Konsep bantara juga mengajarkan tentang solidaritas dalam masyarakat. Oleh karena itu, sebaiknya kita siap membantu orang lain yang membutuhkan, terutama yang berada dalam situasi yang sulit atau memerlukan bantuan.

Frequently Asked Questions

No. Pertanyaan Jawaban
1. Apa itu bantara? Bantara adalah konsep kesetaraan dalam hierarki sosial, ekonomi, moral, etika, dan kebijaksanaan yang dianut oleh masyarakat Indonesia, terutama di Jawa.
2. Dari mana asal usul konsep bantara? Konsep bantara berasal dari bahasa Jawa dan dapat ditelusuri dari sejarah kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8 Masehi.
3. Apa nilai dan makna dari konsep bantara? Konsep bantara memiliki nilai dan makna yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, antara lain kesetaraan, moralitas, kebijaksanaan, keadilan, dan solidaritas.
4. Bagaimana cara menerapkan konsep bantara dalam kehidupan sehari-hari? Konsep bantara dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hubungan sosial dengan orang lain, antara lain dengan menghormati orang lain, bersikap adil dan tidak memihak, bertindak bijaksana dan tepat, menghargai perbedaan, dan membantu orang lain.
5. Mengapa konsep bantara penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia? Konsep bantara penting karena dapat menjaga kerukunan dan kesatuan dalam masyarakat yang beragam, serta dapat menciptakan hubungan sosial yang harmonis dan saling menghormati.

Kesimpulan dan Saran

Dalam kesimpulan, dapat disimpulkan bahwa konsep bantara merupakan nilai-nilai yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Konsep ini dapat membantu menjaga kerukunan dan kesatuan dalam masyarakat yang beragam, serta menciptakan hubungan sosial yang harmonis dan saling menghormati. Oleh karena itu, sebaiknya kita selalu mengaplikasikan nilai-nilai bantara dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hubungan sosial dengan orang lain.

Saran yang dapat diberikan adalah dengan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai konsep bantara, terutama bagi generasi muda. Dengan pemahaman yang baik mengenai konsep bantara, diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih menghargai perbedaan dan menjaga kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tinggalkan komentar